Iodium
adalah sumber zat gizi mikro yang dibutuhkan oleh tubuh, jumlahnya hanya
0.0004% dari
berat badan tubuh atau 15-23 mg. Kebanyakan dari iodium berada dalam kelenjer tiroid, dan sisa
iodium terletak pada jaringan lain spt: kelenjer ludah, payudara, lambung, darah dll.
berat badan tubuh atau 15-23 mg. Kebanyakan dari iodium berada dalam kelenjer tiroid, dan sisa
iodium terletak pada jaringan lain spt: kelenjer ludah, payudara, lambung, darah dll.
Iodium
digunakan untuk mensintesis hormon tiroksin, tetraiodotironin (T4),
triodotironin (T3). Hormon2
tersebut diperlukan untuk
1.pertumbuhan normal,
2.perkembangan fisik dan mental hewan manusia.
3. Merangsang metabolisme
Difisiensi
iodium merupakan keadaan prevalen suatu daerah yang mengalami gejala – gejala
kekurangan iodium. Diagnosis defisiensi ini harus dilihat berdasarkan orientasi kelompok bukan
perorangan.
kekurangan iodium. Diagnosis defisiensi ini harus dilihat berdasarkan orientasi kelompok bukan
perorangan.
WHO,
UNICEF dan ICCIDD merekomendasikan beberapa outcome bagi penilaian GAKY,
yaitu...
a. ESKRESI IODIUM DALAM URINE
Merupakan indikator yang baik untuk menunjukkan asupan iodium yang
paling akhir dari makanan.
Untuk memberantas defisiensi, kandungan iodium dalam urine harus
100 µg/l atau lebih dan tidak
lebih dari 20%
sampel
b. Ukuran
kelenjar tiroid
1. palpasi (perabaan)
Menggunakan jari tangan disepanjang tepi trakea diantara kartilago
krikoideus (kartilago terbawah
laring) dan puncak sternum (tulang dada).
Dipermudah dengan gerakan menelan.
Derajat ukuran kelenjar tiroid
•Derajat 0
Tidak teraba atau tidak terlihat
•Derajat 1
Terdapat massa pada leher, tidak dapat terlihat
•Derajat 2
Ada massa pada leher, dapat terlihat.
•Ultrasonography
Digunakan untuk mengukur volume kelenjar tiroid, terutaa untu membedakan penyakit
gondok derajat 0 dan 1.
2. Peralatan ultrasonografi digunakan dengan transducer 7,5 MHz
3. Thyroid stimulating
hormone dan thyroglobulin
Outcome ini menilai peningkatan yang terjadi pada hormon2 tiroid.
Kategori
|
Asupan (µg/hari)
|
Bayi (0-59 bulan)
Anak sekolah (6 – 12 tahun)
Anak anak > 12 tahun dan orang dewasa
Ibu hamil dan menyusui
|
90
120
150
200
|
Sumber iodium
Laut merupakan sumber utama iodium, maka sumbernya bisa
dari :
1.Ikan
2.Kerang- kerangan
3.Rumput laut
Iodium yang berada di laut menguap dan dibawa hujan kedaratan,
sebagian iodium
akan masuk ke air minum dan sebagian lagi masuk ke tumbuhan.
Lalu di konsumsi
oleh hewan.
Sehingga
sumber iodium dari darat adalah seperi sereal, kacang kacangan, buah, sayuran,
daging serta telur.
Berkurangnya
iodium dalam tanah pada suatu daerah karna disebabkan oleh banjir, longsor,
salju, dan hujan menjadikan penduduk pada daerah tersebut mengalami defisiensi
iodium,
dan terjadilah endemik defisiensi iodium
STRUKTUR
Iodium
yang terdapat didalam tanah dan laut adalah sebagai iodida, ion iodida di oksidasi
oleh
matahari menjadi unsur iodium yang mudah menguap, dan dikembalikan kembali
oleh hujan
ke tanah.
Akibat
defisiensi
1. GONDOK
•Kurangnya iodium -> menurunnya konsentrasi hormon tiroid -> meningkatnya hormon perangsang tiroid (TSH)
•Sel kelenjar tiroid membesar karna usaha pengambilan iodium yang berlebihan.
•Maka terbentuklah gondok
2. KRETIN
Kretin atau cebol biasanya terjadi pada masa pertumbuhan karna kekurangan
iodium. Seorang anak yang menderita kretinisme mempunyai bentuk gubuh
abnormal dan IQ sekitar 20 sehingga kemampuan belajarnya rendah.
Tanda
tanda defisiensi
•Malas dan lamban
•Kelenjar tiroid membesar
•Pada ibu hamil dapat menggangu pertumbuhan dan perkembangan janin
•Keadaan bayi lahir dalam keadaan cacat mental
•Hambatan pertumbuhan.
Metabolisme
iodium
Iodium
diserap dari usus dialirkan dalam
peredaran darah (senyawa iodida anorganik
plasma) diambil tiroid melalui pompa iodium
dibawah pengendalian TSH iodium
dilepaskan kedalam koloid kelenjar tiroid
dioksidasi lalu iodida2
tersebut disatukan untuk
membentuk monoiodotirosin ( MIT) dan diiodotirosin
(DIT)
DIT +
DIT = T4
MIT +
DIT =T3
SUDUT
PANDANG EPIDEMIOLOGI
Besar
Masalah
Pada
tahun 1990 defisiensi iodium diestimasikan terdapat lebih dari 200 juta orang
terutama di negara berkembang memiliki penyakit gondok yang bisa terlihat.
prevalensi dan
keparahannya bertambah bersamaan dengan meningkatnya defisiensi.
IHH (
iodine induced hyperthyroidism )muncul karna kekurangan yodium.
Pada tahun 1920-an IHH telah terjadi pada banyak negara
meliputi AS, Belanda, Austria,
Brazil dan Australia, ekuador, Zimbabwe, serta
Kongo. Pada tahun 1999, WHO
mengestimasikan 740 juta orang
menderita gondok, atau 13% dari populasi manusia, dan dari
190 negara anggota
130 diantaranya memiliki masalah GAKI.
Penyebab
( faktor Resiko)
1. Kurangnya kandungan Iodium di dalam tanah
2. Kurangnya Konsumsi garam beriodium
3. Garam beriodium banyak yang dipalsukan
4. Sulitnya transportasi
5. Bencana Alam
Distribusi
Defisiensi iodium merupakan keadaan yang prevalen di daerah
pegunungan dan wilayah
lain
yg mengalami penapisan tanah dan tempat yang kurang iodium ditanah maupun airnya.
Juga terjadi pada dataran rendah yang jauh dari laut, spt
afrika bagian tengah
PROGRAM
1. Penggunaan
Garam beriodium
2. Iodinisasi
air minum
3. Fortifikasi
susu formula Bayi
4. Fortifikasi
produk pangan lainnya
5. Fortifikasi
pakan ternak
6. Produk
pangan dengan zat gizi tambahan
KESULITAN
MENGATASI
1. Banyaknya
penipuan garam beriodium
2. Sulitnya
membedakan garam yang beriodium atau tidak
3. Wadah
dalam pengambilan sampel mengalami kontaminasi selama proses pengumpulan.
(penelitian defisiensi menggunakan urine)
4. Bencana
Alam
REFERENSI
Almatsier
Sunita. Prinsip
Dasar ilmu Gizi.
Jakarta. Gramedia pustaka; 2009.
Gibney
MJ, Margetts BM, Kearney JM, Arab L. Gizi Kesehatan Masyarakat. Jakarta: Penerbit
Buku Kedokteran EGC; 2005.
Buku Kedokteran EGC; 2005.







0 komentar:
Posting Komentar