Another Journey of Life

Jumat, 04 November 2016

GAKY- Gangguan Akibat Kekurangan Yodium


Iodium adalah sumber zat gizi mikro yang dibutuhkan oleh tubuh, jumlahnya hanya 0.0004% dari 
berat badan tubuh atau 15-23 mg. Kebanyakan dari iodium berada dalam kelenjer tiroid, dan sisa 
iodium terletak pada jaringan lain spt: kelenjer ludah, payudara, lambung, darah dll.
Iodium digunakan untuk mensintesis hormon tiroksin, tetraiodotironin (T4), triodotironin (T3). Hormon2 tersebut diperlukan untuk
1.pertumbuhan normal,
2.perkembangan fisik dan mental hewan manusia.
         3. Merangsang metabolisme
Difisiensi iodium merupakan keadaan prevalen suatu daerah yang mengalami gejala – gejala
kekurangan iodium. Diagnosis defisiensi ini harus dilihat berdasarkan orientasi kelompok bukan 
perorangan.
WHO, UNICEF dan ICCIDD merekomendasikan beberapa outcome bagi penilaian GAKY, yaitu...
a. ESKRESI IODIUM DALAM URINE
Merupakan indikator yang baik untuk menunjukkan asupan iodium yang paling akhir dari makanan.
Untuk memberantas defisiensi, kandungan iodium dalam urine harus 100 µg/l atau lebih dan tidak 
lebih dari 20%  sampel
b. Ukuran kelenjar tiroid
1. palpasi (perabaan)
Menggunakan jari tangan disepanjang tepi trakea diantara kartilago krikoideus (kartilago terbawah
laring) dan puncak sternum (tulang dada). Dipermudah dengan gerakan menelan.
Derajat ukuran kelenjar tiroid
Derajat 0
Tidak teraba atau tidak terlihat
Derajat 1
Terdapat massa pada leher, tidak dapat terlihat
Derajat 2
Ada massa pada leher, dapat terlihat.
Ultrasonography
  Digunakan untuk mengukur volume kelenjar tiroid, terutaa untu membedakan penyakit 
gondok derajat 0 dan 1.

   2. Peralatan ultrasonografi digunakan dengan transducer 7,5 MHz
3. Thyroid stimulating hormone dan thyroglobulin
        Outcome ini menilai peningkatan yang terjadi pada hormon2 tiroid.
Kategori
Asupan  (µg/hari)
Bayi (0-59 bulan)
Anak sekolah (6 – 12 tahun)
Anak anak > 12 tahun dan orang dewasa
Ibu hamil dan menyusui
90
120
150
200
Sumber iodium
Laut merupakan sumber utama iodium, maka sumbernya bisa dari :
1.Ikan
2.Kerang- kerangan
3.Rumput laut
Iodium yang berada di laut menguap dan dibawa hujan kedaratan, sebagian iodium 
akan masuk ke air minum dan sebagian lagi masuk ke tumbuhan. Lalu di konsumsi 
oleh hewan. 
Sehingga sumber iodium dari darat adalah seperi sereal, kacang kacangan, buah, sayuran, 
daging serta telur.
Berkurangnya iodium dalam tanah pada suatu daerah karna disebabkan oleh banjir, longsor, 
salju, dan hujan menjadikan penduduk pada daerah tersebut mengalami defisiensi iodium, 
dan terjadilah endemik defisiensi iodium

STRUKTUR
Iodium yang terdapat didalam tanah dan laut adalah sebagai iodida, ion iodida di oksidasi oleh 
matahari menjadi unsur iodium yang mudah menguap, dan dikembalikan kembali oleh hujan 
ke tanah.

Akibat defisiensi
1. GONDOK
Kurangnya iodium -> menurunnya konsentrasi hormon tiroid -> meningkatnya hormon perangsang tiroid (TSH)
Sel kelenjar tiroid membesar karna usaha pengambilan iodium yang berlebihan.
Maka terbentuklah gondok
2. KRETIN
Kretin atau cebol biasanya terjadi pada masa pertumbuhan karna kekurangan
iodium. Seorang anak yang menderita kretinisme mempunyai bentuk gubuh 
abnormal dan IQ sekitar 20 sehingga kemampuan belajarnya rendah.

Tanda tanda defisiensi
Malas dan lamban
Kelenjar tiroid membesar
Pada ibu hamil dapat menggangu pertumbuhan dan perkembangan janin
Keadaan bayi lahir dalam keadaan cacat mental
Hambatan pertumbuhan.

Metabolisme iodium
Iodium diserap dari usus      dialirkan dalam peredaran darah (senyawa iodida anorganik 
plasma)      diambil tiroid melalui pompa iodium dibawah pengendalian TSH    iodium 
dilepaskan kedalam koloid kelenjar tiroid   dioksidasi     lalu iodida2 tersebut disatukan untuk 
membentuk monoiodotirosin ( MIT) dan diiodotirosin (DIT)
DIT + DIT = T4
MIT + DIT =T3

SUDUT PANDANG EPIDEMIOLOGI
Besar Masalah
       Pada tahun 1990 defisiensi iodium diestimasikan terdapat lebih dari 200 juta orang 
terutama di negara berkembang memiliki penyakit gondok yang bisa terlihat. prevalensi dan 
keparahannya bertambah bersamaan dengan meningkatnya defisiensi. 
IHH ( iodine induced hyperthyroidism )muncul karna kekurangan yodium.
        Pada tahun 1920-an IHH telah terjadi pada banyak negara meliputi AS, Belanda, Austria, 
Brazil dan Australia, ekuador, Zimbabwe, serta Kongo. Pada tahun 1999, WHO 
mengestimasikan 740 juta orang menderita gondok, atau 13% dari populasi manusia, dan dari 
190 negara anggota 130 diantaranya memiliki masalah GAKI.

Penyebab ( faktor Resiko)
1. Kurangnya kandungan Iodium di dalam tanah
2. Kurangnya Konsumsi garam beriodium
3. Garam beriodium banyak yang dipalsukan
4. Sulitnya transportasi
5. Bencana Alam

Distribusi
Defisiensi iodium merupakan keadaan yang prevalen di daerah pegunungan dan wilayah lain 
yg mengalami penapisan tanah dan tempat yang kurang iodium  ditanah maupun airnya.
Juga terjadi pada dataran rendah yang jauh dari laut, spt afrika bagian tengah

PROGRAM
1. Penggunaan Garam beriodium
2. Iodinisasi air minum
3. Fortifikasi susu formula Bayi
4. Fortifikasi produk pangan lainnya
5. Fortifikasi pakan ternak
6. Produk pangan dengan zat gizi tambahan

KESULITAN MENGATASI
1. Banyaknya penipuan garam beriodium
2. Sulitnya membedakan garam yang beriodium atau tidak
3. Wadah dalam pengambilan sampel mengalami kontaminasi selama proses pengumpulan. 
     (penelitian defisiensi menggunakan urine)
4. Bencana Alam

REFERENSI
Almatsier Sunita. Prinsip Dasar ilmu Gizi. Jakarta. Gramedia pustaka; 2009.
Gibney MJ, Margetts BM, Kearney JM, Arab L. Gizi Kesehatan Masyarakat. Jakarta: Penerbit 
Buku Kedokteran EGC; 2005.

0 komentar:

Posting Komentar